Aug 12, 2011

~Ikut Kata Hati?~

"Ikut kata hati ,mati.Ikut kata rasa,binasa"

Pepatah melayu yang agak biasa digunakan di dalam masyarakat.Pepatah yang menggambarkan sesuatu tindakan yang akan mengakibatkan kebinasaan pada diri.

Hari ini bukanlah aku ingin berbicara mengenai pepatah melayu ,apatah lagi untuk berkongsi tentang bahasa kita.Kerana aku bukanlah seorang Karam Singh Walia.Hehe.

Cumanya ingin berbicara perihal hati.Ya.Hati atau pun Qalb.Sebut betul betul.Kalau Kalb sudah jadi sesuatu yang lain.

Dari Nawas bin Saman ra,Nabi saw bersabda,kebajikan itu adalah budi pekerti yang baik dan dosa itu adalah segala sesuatu yang menggelisahkan perasaanmu dan yang engkau tidak suka bila dilihat oleh orang lain"[HR Muslim]

Dan dari Wabishoh bin Ma'bad berkata:Aku datang kepada Rasulullah,beliau bersabda,"Apakah engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan?"Aku berkata "Ya".Beliau bersabda,"bertanyalah kepada hatimu,Kebajikan adalah apa yang menjadikan tenang jiwa dan hati dan dosa adalah apa yang menggelisahkan jiwa dan menimbulkan keraguan dalam hati meskipun orang orang terus mengiyakan kamu"

Pernah tak anda merasakannya?

Sebagai contoh,

Kita baca Al Quran.Kita gelisah atau kita tenang?
Kita chat dengan ajnabi atau awek,tiba tiba member datang jengah.Kita gelisah atau tenang?
Kita angkat sampah yang bersepah,ke dalam tong sampah.Kita gelisah atau tenang?
Kita dok tengok video lucah,tiba ada orang ketuk pintu.Kita gelisah atau tenang?

Kita nilailah sendiri perbuatan kita.Apakah ia satu kebaikan ataupun dosa yang dibuat(tapi sering dihalalkan oleh nafsu) yang selalu dibuat dalam kehidupan seharian kita.


Atas capacity sebagai hamba Allah,haruslah untuk kita mengelak dari berbuat dosa dan sentiasa berusaha untuk membuat kebaikan,menggandakan amal,dan mengutip sebanyak banyak pahala yang mampu.Dan inilah yang dinamakan TAQWA.Melakukan kebaikan dan menjauhi larangan Allah.Dan TAQWA ini jugalah merupakan objektif utama yang hendak dicapai dalam bulan Ramadhan ini.Jadi,grab the oppurtunity.Gunakan Ramadhan ini sebaiknya.

Tetapi kita harus sedar,hati kita fitrahnya adalah murni,bersih.Justeru,hati yang bersih mampu memberi pertimbangan seperti yang Nabi sabdakan di hadith di atas.Jadi,ambil kesempatan bulan Ramadhan ini,bulan TazkiyatunNafs wa Qalb untuk "menyental" habis habisan daki daki,karat karat jahiliyah dalam diri.Dan pastikan diteruskan jua walaupun Ramadhan sudah berakhir,agar kita menjadi Hamba Rabbani,bukan sekadar Hamba Ramadhani.


Walau apa pun,segala hukum masih berlandaskan Al Quran dan Sunah.Perasaan,gerak hati,dan firasat tidak boleh menjadi hukum syara' atau fatwa.Ia hanya untuk diri sendiri dan menjadi fatwa hati apabila kebajikan yang ada kesamaran.

note: Rasa pepatah melayu tu,da boleh ubah.Tak semestinya ikut hati mati.Hehe

Tambahkan syukur,Tingkatkan amal,Hebatkan penghayatan.Moga Allah ridho!

6 comments:

shafiqabdshukor said...

btol2...
kalo ikot iman la yg terbaik..

Amin Baek said...

shafiqabdshukor:

benar..jika perlakuan berlandaskan iman,insyaallah selamat..

Hazwan Arif said...

ikut mulut..kenyang hehe

shahniz said...

saya nak ikut AMIN BAEK, boleh tak..? hohoho..

Amin Baek said...

hazwan arif:

haha..itu sudah mesti

Amin Baek said...

shahniz:

boleh2..byr rm 200 dlu..haha

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails